Cerita Sex | Bercinta Dengan Winny SiPemilik Salon

Cerita Sex | Bercinta Dengan Winny SiPemilik Salon – Kali ini aku akan mengisahkan pengalaman ku saat diMedan. Karena waktu tersebut aku ditugaskan oleh kantor pindah kerja dikantor cabang Medan. Sebelum aku pindah keMedan, aku bermukim di Madura & diMedan ini aku gak punya kenalan, rekan ataupun saudara. Mulanya dari kantor menyerah kan rumah dinas untuk ku Dimedan, namun sebab kulihat suasana lokasi tinggal dinas sepi, maka kuputuskan ngekost aja.

Cerita Sex | Bercinta Dengan Winny SiPemilik Salon

Cerita dewasa 18+ terbaru bergambar dan sedarah

Sekarang aku ngekost disebuah kost2an yang gak jauh dari lokasi kerja ku. Naah kost ku ini bersebalahan dengan salon & rata2 pengunjungnya ialah wanita2 cantik & bohay. Disalon tersebut juga ada sejumlah cewek yang bekerja & dari sejumlah cewek tersebut ada satu yang memikat hati ku. Namanya Winny Putri lubis, orangnya cantik & tubuhnya paling seksi. & sesudah aku mengenalnya, aku baru mengetahui bila Winny itu ialah pemilik salon tersebut. & disalon tersebut lah Winny bermukim sendirian.

Winny ialah seorang wanita yang bertubuh seksi, kulitnya paling putih bersih, rambutnya hitam panjang terurai, bibirnya imut & yang paling menarik ialah payudaranya yang begitu montok yang kutafsirkan berukuran 38D sampai serasa mengoda birahi ku. Ditambah lagi Winny selalu menggunakan pakaian ketat & seksi. Seperti seringkali setiap aku kembali dari kantor tentu aku sering kali berpapasan dengan Winny sebab setiap harinya aku tidak jarang kali lewat depan salonnya disamping kost ku.

Winny tidak jarang kali mengedip kan matanya kepada ku seraya sambil berkata, “Hai ganteng baru kembali ya” & seperti seringkali juga aku meberi kan kecupan melambai seraya tersenyum.

Gak jarang aku sering kali melamun sendiri seraya memikir kan Winny wanita cantik & seksi itu, terlebih lagi saat aku kembali kantor & mandi hingga penisku pun menegang sampai memuntah kan pejuh. Sekarang tibalah saat yang tak terlupa kan seumur hidup ku, malam tersebut sekitar jam 10 malam Winny datang kekost ku minta tolong.

“Mas Heri, Tolong kerumah Winny sebentar dong” ujarnya.

“Emangnya kenapa Win???” tanya ku.

“Lampu kamar Winny putus, bantu pasangin dong dengan yang baru soalnya Winny fobia masang sendiri, ntar kesetrum” katanya.

“Ah… Masa setrum saja takut, memang Winny gak pernah kesetrum ya..” canda ku

“Tolong dong Mas Heri, sebentarrrrr aja please…” pinta Winny dengan merengek sambil pegang tangan ku & tanpa sengaja payudaranya yang montok tersebut menempel dilengan ku yang saat tersebut pula menciptakan darah kelelakian ku mendesir, namun aku masih bisa menahannya.

“Ok deh.. nanti ya, mas pake celana dulu” balasku sebab kebetulan saat tersebut aku lagi menggunakan kaos & sarung aja.

“Alahh.. deket aja pun, ngapain sih ganti2 segala, emang ingin ke kon&gan y” balas Winny.

“Hmm.. okelah ayo”

Lalu pada ketika baru didepan rumah ku sesudah mengunci pintu rumah ku, kulihat kelihatannya salonnya telah tutup sebenarnya setahu ku seringkali jam 11 baru tutup.

“Win, kok cepet amat salonnya tutup?” tanya ku

“Iya mas, tadi anak2 permisi katanya terdapat keperluan” jawab Winny

“Ooohh.. jadi hanya kita berdua dong nanti dirumah kamu, wah asyik nih” canda ku seraya tertawa

Seketika tiba2 dibenak ku terlintas hal kotor.

“Hmm.. awas ya” Winny berbicara sambil mencolek pipi ku

Lalu aku pun tersenyum seraya kami melangkah mengarah ke rumahnya & sesudah sampai dirumahnya Winny langsung mengajak ku kekarmarnya guna memasang lampu kamarnya. Ternyata disitu Winny telah meluangkan tangga supaya memudahkan ku guna naik & memasang lampu tersebut. Maka aku-pun naik ketangga tersebut sambil Winny menyenter keatas guna menerangi pan&gan ku kelangit2 tempat lampu yang bakal dipasang.

Karena pada saat tersebut aku memakai sarung, maka pada ketika naik memang gak terdapat masalah tetapi pada ketika mau turun tiba2 sarungnya nyangkut & tanggapun mulai goyang, untung saja Winny memegang tangga tersebut, namun kain yang kuguna kan merosot hingga kekaki sampai CD ku kelihatan & Winny menyaksikan itu & dia tertawa.

“Hihi.. Gede punya anda ya mas” ujar Winny

Kemudian aku cepat2 turun dari tangga & pakai lagi sarung ku.

“Asik ya liat yang gede2… emang anda naksir ya sama yang gede2, pengen rasain nih” Canda ku

“Mau dong.”

Kukira perkataan Winny main2 saja, namun tiba2 sesudah menghidup kan lampu yang baru aku pasang tadi, lantas Winny mendekati ku & menari2 erotis menggoda didepan ku.

“Emang anda aja yang punya gede, Winny juga punya nih”

Dia terus menari2 didepan ku seraya meremas2 dengan lembut toketnya sendiri & tiba2 secara spontan kucoba guna menyentuhnya & spontan tersebut juga Winny menghindar, kemudian aku menggaruk kepala.

“Aku balik aja lah, dah malam” ujar ku.

“Segitu aja udah nyerah??? Mau Gak ni?” balas Winny

Dalam hati aku berkata, “Wah, nih cewek kayaknya nantang apa ngetes nih, soalnya ingin kan kusentuh tadi kok mala menghindar”.

Kemudian aku berbicara pa&ya, Kamu serius gak nih Win..?

“Serius Dong.. Sini dong sayang, Kita habiskan malam ini berdua” balas Winny

Langsung saja kudekati & kupeluk Winny lantas kucium bibirnya & sarungku pun dengan sendirinya merosot kebawah namun aku gak memperdulikannya lagi. Satu persatu pakaian Winny kulucuti & ketika kubuka bajunya dia pun membuka baju ku sampai akhirnya kami berdua telanjang bulat. Terus kucium bibirnya seraya memainkan lidah.

Kemudian kunikmati peman&gan semua tubuhnya seraya meraba2 sekujur tubuhnya. Aku paling mengagumi toketnya yang paling montok & padat itu. Nampaknya Winny tahu aku meman&g toketnya dengan mata tak berkedip. Kemudian dengan cepat Winny menarik kepalaku kearah bukit kembar tersebut & aku langsung menghisap putting susunya yang masih berwarna merah muda itu, Winny mendesah keras. Kucoba segala keahlian ku dalam memainkan puting susunya.

Kuhisap & kumain kan dengan lidah, sambil menenggelamkan wajah ku & memutar2nya, Winny kelihatan sangat menyenangi permainan ku. Tak lama kemudian, Winny menarik wajah ku yang masih asyik memainkan puting susunya, kemudian mendorong ku supaya keranjangnya. Winny mulai menciumi leher ku, lantas telinga ku. Desahannya semakin jelas & semakin merangsang ku. Lalu ciumannya mulai turun kearah putting susu ku & turun terus sampai kepusar, lidahnya sempat singgah disana, sehingga kian membuat ku bernafsu menginginkan kulumannya kearah penis ku, kesudahannya dia mulai menjilati semua batang penis ku.

Dihisapnya kuat2 batang penis ku sampai membuat ku menggelinjang, geli & nikmat. Kemudian Winny mempermainkan penis ku dengan lidahnya. Aku berjuang bertahan supaya gak menggerak kan penis ku. Takut dia tersedak. Akhirnya aku gak tahan sampai mendorong kan penis ku supaya melesak lebih dalam kekulumannya. Dia agak kaget & nyaris tersedak, Lalu mundur.

“Sori Win, aku gak tahan untuk tidak bergerak, Soalnya nikmat sekali” kata ku

“Gak papa kok mass, punya mas sih, yang kepanjangan, Winny belum terbiasa yang segini panjang” balas Winny

Mendengar ucapannya dalam hati aku berfikir, “Wah, berarti ni cewek dah sering nih”.

Lalu Winny mencungkil kulumannya & kali ini terasa kedua toketnya menindih batang penis ku, Winny menggesek2kan & meman&gi ku sambil tersenyum penuh dengan nafsu. Gak tahan dengan permainannya, maka perlahan kudorong Winny sampai dipinggir ranjang lantas kedua pahanya kupegang & kukangkang kan & kudorong keatas sampai lubang vaginanya terbuka & memerah sungguh sangat menggiur kan, aku segera merapat keantara kedua kaki Winny & kugenggam penis ku yang telah berdiri tegak tersebut kemudian kuarah kan masuk kelubang memeknya, “Aaaagggghhh…. kepala penis ku mendesak masuk diantara bibir memeknya, terus kudorong & bleeeesssss…. batang penis ku meluncur masuk kerongga vagina Winny yang begitu hangat & separuh basah.

Winny menggeliat seraya menggeser tubuhnya keranjang dengan tangan yang merentang, se&gkan aku terus merapat ketubuh montok tersebut terutama unsur bawah tubuh ku sampai terasa bulu2 jembut ku bergesekkan dengan bulu2 jembut Winny yang sama2 tumbuh lebat. Batang penis ku terasa tertelan sarat dalam rongga vagina Winny & akupun mulai memaju mundur kan penis ku. Setiap gerakan maju kutekan kuat2 sampai Winny mendesah & menggelinjang kan tubuhnya yang montok itu.

Selagi terus memain kan penis ku dalam liang vagina Winny, kedua tangan Winny memegangi kedua pahanya & kian dia rentang kan se&gkan aku memegang kedua toketnya yang besar dengan kedua tangan ku dari segi pinggangnya se&g mulut ku mengemuti kedua putting susunya yang amat mengeras. Winny meronta keenak kan sambil mengerang & mendesah.

Lalu Winny pun menggerak kan pantatnya semakin cepat, dia begitu merasakan kocokan penis ku Didalam lubang vaginanya, Winny semakin menggila menggera kan tubuhnya, memutar pinggul & pantatnya, nampaknya dia telah gak tahan lagi, kucengkeram paha Winny kuat2 seraya terus mengurangi batang penis ku dalam lubang memeknya, gerakan ku semakin cepat sampai Winny gak kuasa menyangga puncak birahinya.

“Mas.. Winny mau keluar mas..” desahnya terengah engah seraya mempercepat gerakan pantatnya & aaaaccchhhkkkk….. Winny pun merintih hebat & pada saat yang sama kuangkat tinggi2 pinggulnya supaya batang penis ku amblas Ke dalam lubang vagina Winny & kulihat Winny mengejang & lantas dia mendesah.. aaagghh…. dia sudah melepas puncak kenikmatannya dengan nafas yang masih mengejar & matanya yang terpejam sarat nikmat.

Kubiarkan Winny tenang, tubuhnya melemah, kutahan gerakan penis ku, seraya terus menenggelam kan batang penis ku didalam vaginanya yang telah banjir dengan cairan yang dikeluarkannya ketika dia klimaks, kulihat tubuh ku & Winny basah dengan keringat & benar2 basah layaknya lagi mandi. Sesaat dengan perlahan kucabut batang penis ku, sebab aku belum menjangkau klimaks maka kumasuk kan penis ku kedalam mulut Winny.. Dia mendesah seraya meman&gi ku.

“Naik Mass..” pinta Winny supaya aku menaiki tubuhnya yang bergeser ketengah ranjang & akupun segera menaiki tubuh Winny, separuh duduk diatas leher & dada Winny.. se&g batangkan kontol ku dengan jemari ku kurapatkan kemulut Winny yang telah siap menelannya.

Kumaju kan batang kontol ku ketika kepala kontol ku sudah dilumat bibir Winny, perlahan batang yang telah begitu keras melesat masuk kerongga mulut Winny, terus kutekan sampai bibir Winny menyentuh buah zakar ku & terasa kepala k0ntol ku masuk kekerongkongan Winny, Winny langsung memegang batang penis ku dengan jemarinya & mendorongnya mundur sampai semua k0ntol ku keluar dari mulutnya.. Winny mendesah, nafasnya tersengal, sesaat Winny dengan lidahnya menjilati buah zakar ku.. Dia begitu rakus menjilat2 buah zakar ku sambil jari tangannya mengocok batang kontol ku.

Jari tangan ku memegang jari tangan Winny yang tengah mengocok batang penis ku, perlahan giliran jari ku yang memegang batang kontol ku & mengocoknya, se&gkan Winny semakin merapat, saat kontol ku terus kurangsang dia menjilat kepala penis ku, ujung lidahnya terasa mengurangi lubang penis ku rasanya nikmat banget & kocokan ku semakin mengila sampai kepala penis ku mematuk dibibirnya, lidah bahkan hidung & pipi Winny..sampai kurasakan tekanan sperma ku mengarah ke keujung penis ku.. Aaaaaggggghhhhh…..

“Winny aku mau keluar aaaaggggghhhhh….” desah ku & ketika aku menegang maka saat tersebut pula jari tangan Winny menyambar batang kontol ku, merebut dari genggaman ku & dia segera pula membuka mulutnya & menelan separo dari batang penis ku. Bibirnya mengatup begitu erat laksana meremas & saat tersebut pula aku mengelepar hebat.. Aaaaagggggghhhhh……

Pejuh ku muncrat, semua batang penis ku amblas tertelan dimulut Winny & terasa peju ku nyemprot sampai kekerongkongannya. dengan mata terpejam nikmat Winny terus mengenyoti batang penis ku yang masih menggelepar memuntah kan pejuh hangat dimulutnya. Begitu banyaknya sampai rongga mulut Winny gak kuasa menampungnya, beberapa tertelan & beberapa lagi mengalir disela bibir & batang penis ku.

Winny masih terus mengenyot2 batang penis ku, dia tak hendak pejuh ku masih tersisa.. lantas kulihat wajahnya, Winny juga menatap ku & perlahan dia melepas penis ku seraya menahan supaya pejuh ku yang mengisi rongga mulutnya tidak boleh sampai tumpah. Se&g aku bergeser dari atas tubuh Winny lantas berbaring lemas disisinya. Aku terkulai lemas ketika penis ku melemah.

Winny bangkit seraya meludah untuk melemparkan sisa pejuhku yang gak tertelan & telah bercampur dengan air ludahnya kearah lantai kamar mandi yang tak jauh dari ranjang, Winny tergolek lagi disisi ku memeluk ku mesra. Tubuh Winny basah kuyup dengan keringat, demikian pula dengan tubuh ku.

Winny mengecup pipi ku seraya berbisik,

“Mass.. pejuh kamu banyak banget, lama gak dikeluarinnya yaa..??”

Aku tersenyum seraya mengecup toketnya yang basah dengan keringatnya.

& sesudah itu, kami mengulanginya lagi hingga 5 kali. Pengalaman yang sungguh mengesankan bagi ku bermain Sex dengan wanita cantik & molek dalam semalam sampai ngecrot 5 kali.

Bercinta Dengan Winny SiPemilik Salon
Cerita sex abg 18 tahun terbaru | cerita sex dewasa | cerita sex sedarah | cerita sex bergambar | cerita sex terbaru | posisi bercinta | gaya bercinta | cerita sex tante | cerita sex hot | cerita sex selingkuh | cerita sex pembantu | Kumpulan cerita sex