Cerita Sex | Bercinta Dengan Adik Kandungku Disaat Dia Tertidur

Cerita Sex | Bercinta Dengan Adik Kandungku Disaat Dia Tertidur

Bercinta Dengan Adik Kandungku Disaat Dia Tertidur – Cerita Ini Melibatkan Saya & Adik Kandung Saya. Nama Saya Ruby, Saya Lelaki Berumur 23 Thn. Sedangkan Adik Saya Namanya Santi, Berumur 20 Thn. Cerita Ini Bermula Ketika Saya Berumur 10 Thn, Dimana Saya Mulai Menyenangi Cerita Yg Bersangkutan Dengan Sex.

Pada Umur Itu Saya Pun Sudah Terbiasa Masturbasi. Pada Suatu Ketika, Saya Menyaksikan Berita Di Sebuah Situs Cerita Dewasa Mengenai Hubungan Sex Kakak Beradik. Saya Sering Membaca Tentang Cerita Sex, Namun Baru Kali Ini Saya Melihat Cerita Hubuangan Sek Sedarah. Ini Merupakan Kisah Yg Paling Menarik. Setiap Mengingat Kisah Tersebut, Saya Menjadi Semakin Tertarik Karena Kisah Tersebut, Kelihatannya Dapat Saya Wujudkan.

Pada Ketika Itu, Saya Berada Di Kamar Yg Sama Dengan Adik Ku, Santi. Hanya saja Ranjang Yg Berbeda, Jaraknya Sekitar 2 meter. Suatu Malam Pukul 01.37, Saya Terbangun Sedangkan Orang Di Rumah Telah Tertidur.

Aku Lihat Santi Tertidur Pulas. Selimutnya Terbuka Sebagian Pada Bagian Paha. Sementara Kedua Kakinya Membentang, Sampai Celana Dalamnya Terlihat. Hal Ini Membuat Saya Menjadi Bernafsu, Jika Mengingat Kisah Tentang Hubungan Sex Sedarah.

Perlahan Saya Turun Dari Ranjang, & Mendekati Ranjang Santi. Saya Hendak Meyakinkan Bahwa Ia Tertidur Pulas, Dengan Menggelitik Telapak Kakinya. & Ternyata Ia Tertidur Pulas. Tak Tahan Lagi, Saya Sentuhkan Jari2 Saya Ke Celana Dalam Santi Yg Menutupi Memeknya. Semakin Lama Sentuhan Jari Yg Saya Berikan Semakin Keras Pula Saya Menekannya, & Santi Tetap Tertidur.

Merasa Tidak Cukup Puas, Saya Mengupayakan Menyentuh Langsung Memek Santi Dengan Memasukkan Tangan Saya Ke Dalam Celana Dalamnya Melalaui Perut. Tangan Saya Bergetar Lumayan Keras. Saya Tidak Perduli, & Akhirnya Saya Bisa Menggapai Memek Santi Secara Langsung. Saya Remas2. Jari2 Saya Sangat Menikmatinya. Merasa Tidak Cukup Puas, Saya Keluarkan Tangan Saya & Bermaksud Membuka Celana Dalam Yg Dikenakan Santi. Dengan kedua Tangan, Perlahan Saya Turunkan Celana Dalamnya. Ketika Memek Mulai Terlihat, Usaha Guna Menurunkan Lebih Jauh Agak Sulit. Dengan Usaha Lebih Tekun Akhirnya, Saya Sukses Menurunkan Celana Dalam Santi Sampai Semua Bagian Memek Terlihat.

Tak Tahan Lagi, Saya Ciumi Memek Santi. Kemudian Saya Mencoba Mencari Lubang Tempat Dimana Saya & Santi Keluar. Saya Pikir Di Depan, Ternyata Saya Salah. Posisi Yg Sebetulnya Ada Di Bawah Dekat Lubang Pantat. Kembali Saya Ciumi & Jilati Memek Santi Hingga Ke Lubang Memek.

Saya Sudah benar2 Tidak Tahan Lagi. Saya Lepaskan Celana Saya, & Perlahan Naik Ke Ranjang Santi. Tangan Kanan Menyangga Tubuh, Tangan Kiri Menunjukkan Penis Ke Lubang Memek. Tampaknya Tidak Mungkin Saya Mengupayakan Memasukkannya Karena Kaki Santi Tidak Bisa Di Kang2kan, Sedangkan Lubang Terdapat Di Bawah.

Bercinta Dengan Adik Kandungku Disaat Dia Tertidur

Sementara Saya Berusaha, Tiba2 Tubuh Santi Bergerak. Karena Ketahuan, Saya Cepat2 Bangun & Merapihkan Celana Dalam Santi. Mengenakan Celana Saya & Kembali Ke ranjang Saya. Pengalaman Pada Malam Tersebut Teringat Selalu. Bahkan Pada Saat Belajar Di Sekolah, Membuat Saya Selalu Menantikan Datangnya Malam, Ketika Dimana Orang Tertidur. Selama Beberapa Malam Saya Mengerjakan Hal Serupa, Tapi Tetap Gagal Saat Takut Santi Terbangun.

Sampai sebuah malam saat saya benar2 Bernafsu. Saya sudah Melucuti Celana Dalam Santi & Saya Juga Telah Tidak Mengenakan Celana & Baju. Saya Telah Bulatkan Tekad Melakukannya Malam Ini. Perlahan Saya Menaiki Ranjang Santi. Kedua kaki Santi, saya Buka Lebar2. Saya Ciumi Memek Santi Sepuas Hati Ku. Setelah Merasa Puas, Saya Mulai Arahkan Penis Saya Ke Memek Santi. Ternyata Tidak Semudah Yg Saya bayangkan. Sulit Sekali Memasukkan Penis Saya Ke Memeknya, Namun Tetap Saya Paksa Hingga Masuk. Ketika Penis Saya Mulai Masuk Ke Memeknya, saya Semakin Terangsang. Apapun Yg terjadi saya Mesti Sukses Malam Ini. Saya Dorong Penis saya Semakin Kedalam Memek Santi. Memang Terasa Agak Sulit, Mungkin Karena Adik Saya Masih Perawan Dan Lobangnya Masih Terlalu Kecil, Tetapi saya Terus Memaksa. Sampai Semua Penis Saya Masuk Ke Dalam Memek Santi.

Semua Usaha Ku Tersebut, Membuat Santi Terbangun. Mungkin Karena Rasa Sakit Pada Memek Santi. Ia Bingung Dengan Apa Yg Terjadi. Ia Mengerang & Mulai Menayakan Apa Yg Saya Lakukan. Namun Saya Bilang Kepada Santi.

‘Sst…, Gak Boleh Berisik Nanti Dimarahin Mami Kalo Malam2 Berisik Nanti Dijewer Lho’.

Mendengar Perkataan Saya Tersebut, Ternyata Santi Langsung Diam, Kadang2 Merintih KeSakitan. Saya Terus Menggoyang Pinggan Saya, Mendorong Maju Mundur Kontol Ku Dari Memek Santi. Karena Baru Pertama Kali, Permainan Saya Hanya Bertahan hingga 2 Menit. Saya Tidur Sebentar. Santi Pun lelah & Kembali Tertidur. Setelah Beberapa Saat, Penis Ku Mulai Tegang Lagi. Kembali Aku Peluk Santi & Ku Arahkan Penis Ku Kememek Santi. Kembali Memek Santi Digesek Oleh Penis Ku. Permainan Kedua saya Dapat Bertahan Hingga 3 Menit Hingga Akhirnya Saya Lelah. Malam Tersebut Saya Melakukannya Hingga 3x. Setelah Saya Rapikan Pakaian Santi & Pakaian saya Dan Aku Pun Kembali Tidur Di Tempat Saya.

Sejak Malam Itu, Setiap Malam Saya Selalu Melakukan Hubungan Sex Dengan Santi. Tadinya Santi Menolak Apa Yg Saya Lakukan, Namun Setelah Satu Tahun Berlalu, Tampaknya Santi Mulai Menyukainya. Karena Kadang Saat Saya Tertidur, Santi Datang Ke Ranjang Ku & Memegang Penis Ku. Selama 4 Tahun Saya Menyetubuhi Santi Dengan Leluasa. Tapi Saat Dia Memasuki 11 Tahun, Saya Tidak Dapat Melakukannya Dulu, Sebab Salah2 Dapat Menyebabkan Santi Hamil.

Ketika Saya Berumur 12 Thn & Santi 9 Thn, Kami Sering Mencari Kesempatan Di Siang Hari. Dimana Papa Ke Kantor & Mami Sedang Tidur Siang. Tapi Yg Sangat Kami Sukai Adalah Saat Hari Libur, Papi & Mami Pergi KeTempat Kerabat Atau Kadang Ada Kondangan. Karena Bisa Sampai Seharian Mereka Pergi & Kami Juga Bisa Seharian Memuaskan Diri Melakukan Hubungan Sex, Karena Kami Biasanya Tidak Pernah Ikut. Bahkan Seharian Itu, Kami Tidak Mengenakan Pakaian.

Ketika Leluasa Kami Melakukan Sex Di Kamar Kami Tapi Semenjak Saya Usia 12 Thn, Kamar Kami Terpisah, Kamar Mami & Papi, Di Ruang Tamu Atau Bahkan Kadang Dikebun Belakang Yg Tertutup. Mungkin Yg Sangat Menggairahkan Ialah Ketika Kami Bercinta Di Kebun Belakang. Di Atas Rumput Jepang Yg Hijau & Rapih. Dengan Atap Langit, Ditiup Angin Alami. Bahkan Kami Pernah Melakukannya Di Saat Hujan Deras.

Sampai Saat Ini Kami Tetap Melakukannya Walau Kami Sudah Mempunyai Pacar, Namun Hubungan Kami Tetap Berlangsung. Jika Di Rumah Tidak Ada Peluang Maka kami Seringkali Melakukannya DiSuatu Hotel. Rupanya Hubungan Antara Saya & Santi, DiKetahui Oleh Adik Saya Yang 1 Lagi, Yakni Merry. Pada Saat Tersebut saya berumur 22 Thn, Santi 19 Thn & Merry 17 Thn.

Kejadiannya Saat Kedua Ortu Kami Mendatangi Saudara Di Luar Kota Sekitar 3 Hari. Di Rumah Hanya saya & Kedua adik saya. Seperti Biasa Saya & Santi Mempunyai Kemauan Untuk Bercinta. Saat Tersebut Hari Sabtu Pukul 7.48 & Merry Masih Tertidur. Saya & Santi Saling Berdekapan Di Ruang Keluarga. Saya Ciumi Payudara, Perut & Lehernya secara begantian. Sementara Itu tangan saya Gerilya di balik Celana Dalam Yg dikenakan Santi, mencari gunung & Kelembah di balik Baju & Celana Dalamnya.

Setelah Melakukan Pemanasan, saya mulai melepas daster & Celana Dalam Yg dikenakan Santi. Ia terlentang dalam posisi tanpa busana. Sementara saya membuka semua pakaian saya, Santi merentangkan kakinya lebar-lebar & menggosok2 Memeknya dengan tangannya. Saya segera peluk Santi dengan nafsu, kami saling berpeluk erat & meraba. Saya gesek2kan Kontol Saya pada Memek Santi. Dada saya & payudaranya Saling Menempel. Bibir kami saling memagut & lidah kami saling Beradu.

Ketika Kami Mulai lelah bergulat, saya mulai arahkan penis saya Yg berukuran 15 cm & diameter 1,25 inch Perlahan Ke Arah liang Memek Santi. Tiba2 saja kaki Santi melingkar di pinggang saya. Lalu dengan perlahan, saya menggerakan penis masuk & keluar. Bunyi becek Yg kami hasilkan Membuat saya lebih bernafsu. Saya percepat lagi gerakan Maju Mundurnya. Hal ini Membuat Santi tambah bernafsu juga, Hinga Dia mendesah dengan suara Yg Keras. Kami saling berpelukan, kedua tangan kami saling Pegangan Melalui punggung. Kaki Santi melingkar di pinggang saya. Sementara Itu saya Menggunakan posisi bertumpu pada lutut Yg menekuk. Setiap hentakan pinggul Yang saya Lakukan, Menghasilkan bunyi becek Karena Aduan Antara Selangkangan Saya & Santi.

Namun saya berjuang menahan nafsu, sebab saya tidak hendak orgasme lebih dulu sebelum Santi. Saya jajaki konsentrasi. Sementara bunyi desahan & erangan Santi telah mulai beragam & semakin keras. Ketika saya mesti berkonsentrasi & Santi sudah nyaris mencapai orgasme, saya menyadari ternyata dua meter dari posisi saya & Santi sudah berdiri Merry. Tentu ia tahu apa Yg sedang kami lakukan.

Tentu saja, saya kaget & membuat fokus saya pecah. Penis saya melemah, & menciptakan gerakan masuk & terbit terganggu. Hal ini menciptakan tanda tanya untuk Santi Yg sudah nyaris mencapai orgasme. Santi menyimak pandangan saya, & ia baru menyadari bahwa terdapat Yg memperhatikan kegiatan kami. Namun sebab Santi sedang pada puncak nafsunya, ia melulu berkata, ‘Biarin aja, mari dong terusin. Ngga tahan nih’, sambil berjuang membangunkan pulang penis saya.

Mendengar perkataan Santi, menciptakan saya kembali fokus & membangkitkan kembali penis. Aktifitas pulang normal, saya terus menggoYg Santi. Ketika Santi benar-benar hapir orgasme, tiba-tiba saja ia mendorong tubuh saya sampai-sampai saya terduduk. Sementara penis saya tetap di dalam Memek Santi, ia pun mengambil posisi duduk & tetap mendekap saya. Seperti kegilaan, Santi mengusung & menjatuhkan tubuhnya di atas penis saya. Setelah sejumlah detik, saya menikmati sesuatu Yg panas mengalir menyelimuti penis saya. Rupanya Santi telah orgasme. Saya baringkan pulang tubuh Santi, & saya guncang tubuhnya lebih keras. Tubuhnya bergetar hebat sebab hentakan Yg saya berikan. Setelah satu menit, saya mulai merasa bakal keluar. Saya benamkan penis saya dalam-dalam ke Memek Santi. ‘Mmmm …’, suara Santi bersamaan dengan ketika sperma saya memenuhi Memeknya. Saya tidak khawatir, sebab Santi telah minum pil. Kami berpelukan sejumlah saat.

Ketika permainan selesai, ternyata Merry masih tetap di lokasi pada ketika saya menyaksikan dia. Ia masih memandangi kami. Ketika Santi menyaksikan & menyapanya, tiba-tiba saja Merry lari ke kamarnya. Aku & Santi membawa pakaian kami setiap & mengarah ke kamar mandi guna bersih-bersih. Di kamar mandi pun, kami masih sempat saling memberi sentuhan. Selesai mandi, Santi masuk ke kamarnya & saya masuk ke kamar saya.

Baru sejumlah saat tiduran di kamar, saya merasa terdapat seseorang Yg membangkitkan saya. Ketika saya lihat ternyata Merry. Ia bertanya, ‘Kak Andy, mengapa sih koq dengan Kak Santi ?. Saya sebetulnya tahu serupa apa Yg dimaksud. Bagi meyakinkan saya bertanya, ‘Apa maksud Merry ?’. ‘Kenapa koq Kak Andy mengerjakan hubungan Sex dengan Kak Santi. Dia kan adik kandung sendiri. Koq tega sih.’, Merry menjawab.

Saya agak bingung untuk membalas apa. ‘Mel, Kak Andy saYg ke Kak Santi & begitu sebaliknya. Karena tersebut Kak Andy & Santi mengerjakan hal itu. Karena sama-sama suka. Kalo Kak Santi ngga suka mana barangkali lah akan terjadi kaya tadi. Iya kan.’.

‘Tapi kan … namun kan …’, Merry terdiam.

‘Mel, Merry ngga inginkan kan ada bentrokan di rumah. Jangan bilang mami papi ya. Andy yakin, Merry memahami apa Yg dilaksanakan Andy dengan Kak Santi. & tersebut sudah dilangsungkan lebih dari 12 tahun.’, saya mengupayakan menenangkan suasana.

‘Apa, 12 tahun ?’, Merry terlihat kaget dengan keterangan saya. ‘Jadi Kak Andy telah melakukannya semenjak kecil. & papi-mami ngga tahu.’, enath kenapa hal ini menciptakan tampang Merry laksana orang bingung.

‘Kalo boleh Mel tahu, bercinta tersebut rasanya kaya apa sih ? Katanya kalo gituan Yg untung hanya cowok. Tapi koq tidak sedikit cewek Yg suka juga.’, tiba-tiba saja Merry menanyakan sebuah Yg menciptakan saya lumayan kaget.

Di sisi lain, entah kenapa tiba-tiba saja pertanyaan tersebut menciptakan penis saya mengeras. Dari segi pisik, Merry memang lebih menggairahkan dikomparasikan Santi. Merry pada umur 19 tahun mempunyai tinggi 164 cm dengan payudara Yg menantang & tubuh Yg padat berisi. Ditambah pertanyaan ‘Bagaimana rasanya’, menciptakan saya bercita-cita bercinta dengan Merry. ‘Susah guna diceritakan, bagaimana kalo langsung diusahakan ?, saya memberanikan diri untuk mengaku langsung. Merry melulu terdiam & melulu tersenyum.

Entah apa Yg terjadi dengan saya, langsung Merry saya peluk. Saya berikan ciuman di leher dengan sarat nafsu. Walaupun saya agak canggung demikian pula dengan Merry, tapi sebab nafsu menciptakan segalanya berlangsung lancar. Saya raba semua bagian tubuh Yg sensitif. Saat tersebut saya tidak hendak berlama-lama. Segera saya buka semua pakaian Yg dikenakan Merry. Ia malu-malu memblokir payudaranya dengan kedua tangan & menyilangkan kakinya untuk memblokir Memeknya. Ternyata Merry benar-benar menggairahkan dalam posisi tanpa busana. Saya juga melepas semua pakaian saya.

Saya dekati Merry, saya belai keningnya, & tangan saya turun perlahan ke tangannya. Saya genggam tanggannya, berjuang melepaskan tanggannya Yg menutupi payudaranya. Walau pada tadinya melawan, tetapi akhirnya mencungkil juga. Saya ciumi payudaranya Yg kanan, sedangkan Yg kiri saya remas-remas. Saya nikmati payudaranya dari dasar bukit hingga ke puncaknya. Saya separuh duduk pada perut Merry. Dengan kedua tangan saya meremas payudara kanan & kirinya.

‘Hmm, Kak Andy sakit ih.’, Merry berkomentar.

‘Kalo gitu berhenti ya ?’, saya tahu walaupun menikmati sedikit sakit Merry jug abisa menikmatinya. ‘Jangan… tidak boleh dong …’, tiba-tiba saja Merry separuh berteriak. & ketika ia sadar dengan teriakannya mukanya memerah.

Saya teruskan merasakan tubuh Merry. Lidah saya bergerak dari celah antara kedua payudara turun mengembara perut. & turun lagi melintasi hutan Yg menutupi Memek Merry. Saya ciumi rambut Yg menutupi Memeknya, seraya sesekali saya tarik dengan bibir & lidah saya. Tanpa sadar, Merry melemaskan kedua kakinya menciptakan saya dengan gampang merentangkan kakinya lebar-lebar. Saya segera memungut posisi salah satu kedua kakinya. Kedua tangan saya mengupayakan membuka celah Memek Merry hingga lubang Memeknya terlihat. Segera saya cium & jilati Memek Merry dengan sarat nafsu. Sesekali saya menggigit unsur luar Memek Merry. Saya tahu ini menciptakan Merry kegelian sampai-sampai sesekali mendorong kepala saya.

Setelah lidah saya pusa bermain, penis saya telah tidak sabar. Saya ambil posisi duduk dengan kedua kaki saya direntangkan. & kedua kaki Merry saya letakkan di atas paha saya. Penis saya telah di mulut Memek Merry. Bagi menenangkan, saya mengatakan, ‘Mel, guna kesatu barangkali sakit namun sesudahnya ngga koq. Tahan ya ?’, & Merry terdiam.

Kepala penis saya masukkan, perlahan tetapi pasti penis saya bergerak masuk. Samapi ketika saya merasa terdapat Yg menYgga untuk maju lebih jauh. Saya tahu pasti tersebut selaput dara Merry. Tentu ia masih perawan. Waktu kesatu dengan Santi barangkali saya tidak mengerti, tapi empiris dengan pacar saya menciptakan saya tahu. Saya terus mendorong secara perlahan. Rasa sakit mulai mengganggu Merry, sesekali ia menggangkat tubuhnya dengan punggungnya. Tapi sebuah kali sebab sakit, ia menggerakan tubuhnya lumayan keras. Hal ini menciptakan pinggulnya mendorong ke arah penis saya. Selaput dara Merry sudah saya tembus. Ia Kesakit & Saya Diamkan sementara hingga Merry tenang.

Ketika ia telah tenang, saya masukan penis saya lebih dalam lagi. Sampai Seluruhnya masuk. Perlahan saya tarik keluar & dorong lagi ke dalam. Kalau saya perhatikan, Penis saya masuk & keluar, terdapat bagian vagian Merry Yg terdorong & keluar. Itu sebab Memek Merry masih Sempit. Sungguh paling erotis melihatnya. Saya lihat Merry menyukainya, walaupun masih tampak Rasa sakit di wajahnya.

Sambil menggerakan penis saya terbit masuk Memek Merry, saya lumat payudaranya. Gerakan saya semakin bersemangat. Dorongan & tarikan saya semakin cepat, mungkin sebab sempitnya Memek Merry menciptakan saya lebih cepat orgasme. Tapi saya tidak berani menyebarkan sperma saya di dalam vagian Merry laksana saya kerjakan pada Santi. Ketika nyaris saatnya, saya segera cabut & saya gosok-gosokan pada unsur luar Memeknya hingga akhirnya meluap & memenuhi permukaan Memek & rambut-rambutnya.

Saya sadar bahwa Merry belum merasa puas, segera saya masukan jari tengah saya ke dalam Memeknya. Saya gosok-gosokan seraya kepala saya rebahan di payudaranya. Setelah dua menit tubuh Merry laksana mengejang. Ia laksana meledak-ledak & ia terdiam mencungkil kekejangan di ototnya.

Jari saya benar-benar basah dipenuhi cairan dari dalam Memeknya. Saya oleskan ke penis saya, ke pangkalnya ke kepalanya & lubang penis saya. Hal ini membangunkan kembali penis saya. Saya berniat memasukkan pulang penis saya ke Memek Merry.

Tiba-tiba saya dengar suara Santi, ‘Ehh jangan, anda kan ngga tahu jadwalnya Merry. Nanti bahaya’. Setelah tersebut ia mencungkil seluruh pakaiannya & menyiapkan tubuhnya guna saya. Sekali lagi saya bercinta dengan Santi. Kali ini pertempuran dilangsungkan benar-benar lama. Setelah sama-sama hingga pada puncaknya saya terjatuh & terlelap di atas tubuh Santi, sedangkan penis saya masih di dalam Memeknya.

Saat saya sadar, ternyata Merry pun tertidur di samping saya & Santi. Sore itu kegiatan kami melulu bercinta, mandi, santap & bercinta. Hari tersebut saya bercinta dengan Santi sejumlah 3 kali & dengan Merry 4 kali. Sampai pukul 23.00, & terbangun pada hari Minggu pukul 9.30.

Sejak ketika itu, di samping dengan Santi saya pun bercinta dengan Merry. Keduanya adik kandung saya. Kami saling menyaYgi. Kami setiap mempunyai kehidupan di luar rumah, laksana adanya Yg lain. Tapi pun punya kehidupan di dalam lokasi tinggal Yg tersendiri.

Jadi pada ketika ini saya, mempunyai kegiatan Sex dengan tiga orang, yakni Santi, Merry & pacar saya.

Merry memiliki seorang rekan akrab, rekan sekolah. Namanya Lili, orangnya cantik, sexy & menggairahkan. Mereka saling bercerita mengenai rahasia mereka masing-masing. Hanya antara mereka. Suatu ketika, ketika saya sedang bercinta dengan Merry, ia mengisahkan bahwa ia sudah menceritakan kegiatan Sex antara say & Merry atau Santi untuk Lili. Tapi ia memastikan bahwa, Lili bakal menyimpan rahasia.

Selain tersebut pada ketika Yg bersamaan, Merry pun mengatakan bahwa Lili punya rahasia. Yaitu Lili tidak jarang diminta ayahnya untuk mengerjakan hubugan Sex. Cerita tersebut membuat saya semakin bernafsu menyetubuhi Merry & Tampaknya Merry tahu urusan tersebut. THE END!!!!

Cerita Sex | Bercinta Dengan Adik Kandungku Disaat Dia Tertidur
Cerita sex abg 18 tahun terbaru | cerita sex dewasa | cerita sex sedarah | cerita sex bergambar | cerita sex terbaru | posisi bercinta | gaya bercinta | cerita sex tante | cerita sex hot | cerita sex selingkuh | cerita sex pembantu | Kumpulan cerita sex | Video Bokep Abg | Dewapoker | Foto Bugil Bergoyang | Foto Bugil | Sex Binatang | Video Bokep Kuda | Video Bokep Anjing